Menu

Dark Mode
Resmi Dilantik, JMSI Luwu Timur Komitmen Lawan Hoaks dan Kawal Pembangunan Sinergi Pusat-Daerah: Luwu Timur Siap Sukseskan Program Strategis Kelautan 34 Personel Polres Luwu Timur Naik Pangkat, Kapolres AKBP Ario Beri Pesan Penting PT CLM Salurkan Program PPM, Pembangunan Masjid Annisa Kembali Berlanjut Dukung ‘Lutim Juara’, Irwan Bachri Syam Perkuat Strategi Sanitasi LuwuTimur Genjot PAD, Pemkab Luwu Timur Perluas Digitalisasi dan Penerapan QRIS

Nasional

Indonesia Peringkat Tiga Ekspor Ikan Se-Asia Tenggara

badge-check


					Indonesia Peringkat Tiga Ekspor Ikan Se-Asia Tenggara Perbesar

Indonesia Peringkat Tiga Ekspor Ikan Se-Asia Tenggara

Jakarta, Penalutim.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan ekspor perikanan Indonesia menduduki peringkat tiga se-Asia Tenggara.

“Padahal kita (Indonesia) nomor dua di dunia untuk panjang pantainya. Itu kan kontradiksi dan ironi, kita tidak boleh diam saja,” katanya di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (21/5).

Susi mengaku tidak mudah untuk melenyapkan praktik pencurian ikan karena harus mengurangi mata rantai selama beberapa dekade berjalan, agar setidaknya produksi perikanan Indonesia menjadi lebih baik.

Pencurian ikan besar-besaran, menurutnya juga berimbas pada menurunnya jumlah rumah tangga nelayan. Hasil sensus 2003 tercatat 1,6 juta rumah tangga, sedangkan pada 2013 tinggal 800 ribu rumah tangga.

“Ini karena jadi nelayan tidak lagi hidup akibat ikan tidak ada lagi, makin susah. Saya bisa cerita karena saya alami sendiri,” kata Susi.

Seiring dengan berkurangnya jumlah rumah tangga nelayan, lanjut dia, ratusan perusahaan perikanan atau eksportir harus gulung tikar. Oleh karena itu, kata dia, selain melarang pencurian ikan juga perlu larangan menjual benih-benih ikan lobster ke tengkulak untuk dieskpor.

Susi mengharapkan para nelayan yang tergabung dalam HNSI segera berkonsolidasi mengingat sudah hampir tiga tahun pemerintahan yang baru melakukan beberapa program melalui KKP dalam jaga visi misi Presiden Jokowi.

Ia mengatakan visi dan misi Presiden Jokowi diantaranya adalah menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia, juga menjadikan laut sebagai masa depan bangsa.

“Itu berarti bangsa ini harus menggantungkan diri kepada laut, berarti laut kita harus kaya ikan dan harus hidup untuk masa depan bangsa kita,” katanya.

Penulis : Rager

Foto : Bintang

Facebook Comments Box

Read More

Ubah Tantangan Menjadi Kemajuan, Perjalanan ESG PT Vale Menguat di 2025

1 May 2026 - 07:10 WITA

Capai Kinerja Keuangan Yang Solid di Triwulan Pertama, PT Vale Tetap Membangun Fondasi Pertumbuhan di Masa Depan

30 April 2026 - 02:26 WITA

Dukung Penuh Program Ketahanan Pangan di Luwu Timur, Kementerian Transmigrasi Jadwalkan Berkunjung ke Mahalona

6 March 2026 - 01:26 WITA

Trending on Nasional