Menu

Dark Mode
Bupati Launching BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan, Yusuf Pombatu : Program ini Sangat Berharga Bagi Warga Lutim Anggota DPRD Juddin Sira : Penting Membangun Kolaborasi Mahasiswa, Pemda dan Dunia Industri Bupati Luwu Timur Pastikan MTs Nurul Taqwa Sorowako Dapat Perhatian Pemerintah, Jihadin Peruge Berharap Anak-anaknya Tetap Lanjut Sekolah Wujudkan Asta Cita Presiden, PT Vale Bangun Perguruan Tinggi di Luwu Timur Pimpinan DPRD Mendukung Tentara Manunggal Membangun Desa Tentara Manunggal Membangun Desa, Ketua DPRD Lutim : Hasilnya Nyata dan Dirasakan Warga

Lifestyle

Minum Teh Tarik Seharusnya Tidak Berlebihan

badge-check


					Minum Teh Tarik Seharusnya Tidak Berlebihan Perbesar

Jakarta, Penalutim.com – Siapa yang tidak tahu Teh Tarik ? Teh tarik adalah minuman kekinian yang sedang booming di Indonesia. Hampir disetiap caffe-caffe mini pinggiran atau kedai-kedai roti bakar terdapat menu minuman Teh tarik.

Rasa manis dan aromanya yang harum membuat teh ini memiliki tempat khusus di hati para penikmatnya. Namun dibalik itu semua ada hal yang perlu diketahi bagi para Pecinta Teh tarik ini untuk tidak mengkonsumsinya secara berlebihan.

Teh tarik diolah dari campuran teh hitam dan susu kental manis, yang dipindah-pindahkan dengan cara ‘ditarik’ dari satu cangkir ke cangkir lain. Proses penarikan ini membuat Kandungan Teh menjadi lebih kental, aroma harumnya keluar, suhu menjadi lebih dingin, dan memberikan busa lembut di bagian atasnya.

Ketika diminum dan melewati tenggorokan, rasanya memang sangat khas dan tidak bisa dilupakan. Namun ternyata, di balik itu, teh tarik bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan.

Pasalnya, teh tarik tinggi akan kandungan kalori dan gula. Satu gelas teh tarik sebanyak 250 ml mengandung sekitar 140 kalori dan 20 gr gula. Jumlah ini hampir sama dengan satu porsi nasi putih (100 gram). Bayangkan, untuk membakar kalori sebanyak itu, Anda harus jalan kaki selama 40 menit, atau jogging selama 16 menit.

Sedangkan, gula pada teh tarik yang masuk ke dalam tubuh akan disimpan dalam bentuk lemak. Jika proses ini terjadi setiap hari, maka risiko Anda untuk mengalami kegemukan (obesitas) dan diabetes mellitus akan meningkat secara signifikan. Apalagi jika sebelumnya Anda sudah memiliki kadar kolesterol yang tinggi.

Tak hanya itu, protein pada susu juga dapat mengikat antioksidan yang ada pada teh, sehingga menghambat penyerapannya di dalam tubuh. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan manfaat sehat antioksidan sama sekali.

Sungguh fakta yang mengejutkan, bukan? Jadi, mulai saat ini, sebaiknya hindari minum Teh Tarik berlebihan, untuk menghindari dari kegemukan (obesitas) maupun penyakit berbahaya lainnya akan hinggap di tubuh Anda.

Penulis : Novita Dewi

Editor : Redaksi

Facebook Comments Box

Read More

Bupati Luwu Timur Pastikan MTs Nurul Taqwa Sorowako Dapat Perhatian Pemerintah, Jihadin Peruge Berharap Anak-anaknya Tetap Lanjut Sekolah

5 December 2025 - 15:41 WITA

Bupati Luwu Timur Pastikan MTs Nurul Taqwa Sorowako Dapat Perhatian Pemerintah, Jihadin Peruge Berharap Anak-anaknya Tetap Lanjut Sekolah

Tentara Manunggal Membangun Desa, Ketua DPRD Lutim : Hasilnya Nyata dan Dirasakan Warga

5 December 2025 - 02:44 WITA

Tentara Manunggal Membangun Desa, Ketua DPRD Lutim : Hasilnya Nyata dan Dirasakan Warga

Bupati Bersama Ketua DPRD Kabupaten Luwu Timur Tandatangani Nota Kesepakatan Propemperda 2026

28 November 2025 - 03:16 WITA

Trending on Lutim