by

Solusi Pemda Lutim Atasi Kenaikan Harga Cabai

2583512

Luwu Timur, Penalutim.com – Naiknya harga cabai dalam beberapa hari terakhir berdampak pada laju inflasi. Keluhan dari pembeli dan pedagang yang menjual cabai tidak dapat terbendung.

Melihat situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian melakukan kerja sama dengan Bank Indonesia untuk pengembangan komoditas cabai di wilayah Kabupaten Luwu Timur.

“Kita mengapresiasi upaya pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang berkomitmen terhadap pertumbuhan ekonomi khususnya pada sektor pertanian dan perkebunan. Untuk itu, Bank indonesia sangat optimis membangun kerjasama dengan Pemkab Luwu Timur dalam hal pengembangan komoditas cabai,” Ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulsel , Wiwiek Sisto Widayat di lokasi Perkebunan Kelompok Wira Tani Desa Tabaroge Kecamatan Wotu, Selasa (11/04).

Sementara itu, Bupati Luwu Timur, Thorig Husler menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas kepercayaan Bank Indonesia yang telah memilih Luwu Timur sebagai mitra dalam pengembangan komoditas cabai.

“saya berharap kerjasama BI dengan Pemerintahan Luwu Timur dapat memberikan kontribusi positif terhadap laju pertumbuhan ekomoni dan kemajuan daerah” kata Husler.

Husler berharap kerja sama ini terus berlanjut dan merambah ke sektor komoditas lain untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat serta peningkatan daya saing daerah.

“Cabai kita berhasil, di sektor lain kami berharap Bank Indonesia bisa mensuport penuh seperti perikanan, tanaman padi, peternakan dan hasil-hasil perkebunan masyarakat lainnya,” sambung Husler.

Menurut Bupati, jika ditinjau dari aspek wilayah dan jumlah penduduk, Luwu Timur merupakan wilayah yang cukup potensial dan sangat memungkinkan untuk didorong menjadi penghasil komoditas pertanian dan tanaman pangan terbesar di Sulawesi Selatan.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Pemberian 2 unit alat pertanian oleh Bank Indonesia kepada Kelompok Tani Wira Tani. Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Lutim Irwan Bachri Syam, Perwira Penghubung Simon Marthes, Anggota DPRD, Sukman Saddike, Kepala Dinas Pertanian Muharif, serta jumlah kepala SKPD dan sejumlah Kepala Desa se Kecamatan Wotu. (Red)

Comment

News Feed