Menu

Dark Mode
Tinjau Fasilitas Olahraga di Wasuponda, Bupati Irwan Instruksikan Pembenahan Kunjungi Korban Kebakaran di Angkona, Wabup Puspawati Berikan Bantuan dan Semangat Lomba Perahu Naga Sukses Digelar, Para Juara Dapat Hadiah Tambahan dari Bupati Luwu Timur Raih Opini WTP Ke-14, Bukti Tata Kelola Keuangan yang Sehat Sukses Terselenggara, Masyarakat Bahagia, Kadis Parmudora: Lomba Perahu Naga Akan Menjadi Event Tahunan Luwu Timur Tutup Road Race Bupati Cup II, Irwan Beri Apresiasi Tambahan dan Hadiah Khusus

Lifestyle

Pelajar di Jogja Ciptakan Inovasi Mi Dari Biji Alpukat

badge-check


					Pelajar di Jogja Ciptakan Inovasi Mi Dari Biji Alpukat Perbesar

Pelajar di Jogja CIptakan Inovasi Mi Dari Biji Alpukat

Yogyakarta, Penalutim.com –  Dua pelajar Madrasah Aliyah Negeri 2 Yogyakarta Hanifah Noor dan Aura Nilam Sari berhasil menciptakan inovasi mi berbahan biji alpukat.

“Mi dari bahan biji alpukat ini memiliki nilai ekonomi tinggi, rasa lebih gurih, dan berkasiat untuk kesehatan seperti meningkatkan imunitas tubuh, mencegah kanker, serta menghilangkan sel-sel kulit mati,” kata Aura Nilam Sari, di Yogyakarta, Senin (10/4).

Menurutnya, cara membuat mi biji alpukat tidak terlalu rumit, awalnya biji alpukat dibersihkan terlebih dahulu lalu dikupas dan diparut hingga halus.

“Hasil parutan biji alpukat tersebut kemudian dicampur sedikit air dan diperas untuk diambil saripatinya. Hasil perasan ini kemudian diendapkan di dalam loyang dan dioven hingga mengering dan saripati menempel di loyang,” ujarnya.

Dirinya juga mengatakan saripati kering yang menempel di loyang ini kemudian diambil dan dicampur dengan bahan-bahan lain seperti telur ayam, tepung tapioka, dan pewarna alami.

“Pewarna alami kami ambil dari buah naga untuk warna merah muda, kunyit untuk warna kuning, dan wortel untuk warna jingga,” katanya.

Selain lebih gurih, mi berbahan biji alpukat ini baik untuk kesehatan karena kaya nutrisi dan mengandung zat-zat yang bisa meningkatkan imunitas tubuh.

“Mi biji alpukat ini juga berkasiat untuk menghilangkat sakit gigi, sakit ginjal, sakit maag, dan penyakit lainnya,” katanya.

Aura mengatakan ide membuat mi instan biji alpukat ini dari keprihatinan karena banyaknya limbah biji alpukat di sekitar rumah, sehingga tersirat untuk memanfaatkan limbah biji alpukat ini.

“Harapan kami limbah biji alpukat yang sering menganggu lingkungan bisa lebih dikurangi dan menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai ekonomis,” kata Aura.

Menurut dia, hasil temuan tersebut berhasil lolos dan menjadi 10 besar dalam lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional tahun 2017. (ND)

Facebook Comments Box

Read More

Sukses Terselenggara, Masyarakat Bahagia, Kadis Parmudora: Lomba Perahu Naga Akan Menjadi Event Tahunan Luwu Timur

2 June 2026 - 11:25 WITA

PT Vale Donasi  6 Hewan Kurban di Wilayah Pemberdayaan

26 May 2026 - 07:02 WITA

PT CLM Kurban 7 Ekor Sapi di Wilayah Pemberdayaan

25 May 2026 - 10:49 WITA

Trending on Uncategorized