Menu

Dark Mode
Bupati Launching BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pekerja Rentan, Yusuf Pombatu : Program ini Sangat Berharga Bagi Warga Lutim Anggota DPRD Juddin Sira : Penting Membangun Kolaborasi Mahasiswa, Pemda dan Dunia Industri Bupati Luwu Timur Pastikan MTs Nurul Taqwa Sorowako Dapat Perhatian Pemerintah, Jihadin Peruge Berharap Anak-anaknya Tetap Lanjut Sekolah Wujudkan Asta Cita Presiden, PT Vale Bangun Perguruan Tinggi di Luwu Timur Pimpinan DPRD Mendukung Tentara Manunggal Membangun Desa Tentara Manunggal Membangun Desa, Ketua DPRD Lutim : Hasilnya Nyata dan Dirasakan Warga

Pena Hukum

Tito Resmi Menjadi Kapolri, Budi Gunawan : Soliditas dan Kekompakkan Perlu Ditingkatkan

badge-check


					Tito Resmi Menjadi Kapolri, Budi Gunawan : Soliditas dan Kekompakkan Perlu Ditingkatkan Perbesar

Jakarta, Penalutim.co.id – Dinamika wacana di lingkup masyarakat Indonesia mengenai  eksistensi Polri yang telah lama mengaungi telinga, kini berhenti dengan sebuah keputusan Presiden RI, berikut dengan berbagai arahan dan kebijakan yang harus dijalankan oleh Polri.

Resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Kapolri pada Rabu (13/7) di Istana Negara, Jakarta Pusat,  Tito Karnavian juga dilekatkan dengan pangkat Jenderal Polisi, berdasarkan Keppres Nomor 49/Polri/Tahun 2016.

“Menaikkan pangkat satu tingkat lebih tinggi kepada perwira tinggi Polri atas nama Komjen M Tito Karnavian menjadi Jenderal Polisi terhitung mulai tanggal penandatangan Keppres,” ucap Hadi Tjahyanto, Sekretaris Militer Presiden Marsekal Muda TNI, Rabu (13/7).

Sambut baik pelantikan Tito, Wakapolri Komjen Pol Budi Gunawan (BG) mengatakan, bahwa hal utama yang harus diperbaiki dalam mewujudkan visi Polri adalah Soliditas dan Kekompakkan. Mengingat kedua hal tersebut merupakan poin penting dalam sebuah kerja tim, demi mewujudkan keamanan bangsa dan Negara. Hal tersebut juga diakui BG sebagai arahan dari Presiden.

“Kan sudah ada arahan Presiden. Masalah dua hal kan soliditas, kekompakkan,” ucap BG, Rabu (13/7).

BG juga menambahkan, berkaitan dengan reformasi di tubuh Polri, perlu dilakukan dari hulu ke hilir. Selain itu BG juga mengungkapkan, bahwa masa Kepemimpinan Tito ini, Polri telah menyiapkan sepuluh (10) program yang juga meliputi program seratus (100) hari, satu (1) tahun, hingga 2019.

“Program yang kita siapkan sepuluh (10). Pogram prioritas plus satu program quick win. Nah itu nanti yang kita harus kerja keras, kita pacu. Ada program seratus (100) hari, satu tahun, kemudian sampai  2019. Sampai lima tahun,” jelas BG, Rabu 913/7).

 

Penulis : Ning Rahayu

Editor : Redaksi

Foto : Batamtoday

Facebook Comments Box

Read More

Enam Pejabat Berganti di Polres Luwu Timur, Begini Pesan AKBP Ario

4 December 2025 - 10:33 WITA

Tanggapi Maraknya Kasus Penculikan Anak dan TPPO Pemda Lutim Keluarkan Himbauan

27 November 2025 - 07:57 WITA

Viral Bandara Imip Morowali, Menhan: Tidak Boleh Ada Negara di Dalam Negara

26 November 2025 - 11:29 WITA

Trending on Nasional