by

Krisis Listrik, Warga Luwu Timur Berharap Ada Perubahan

Luwu Timur, Penalutim.com -Luwu timur yang dikenal sala satu daerah terkaya di sulawesi selatan yang memiliki tambang nikel yang dikelolah PT.Vale. Ternyata selama ini mengalami Krisis Listrik. Padahal daerah tersebut memiliki 3 (tiga) pembangkit listrik tenaga  air PLTA yang cukup besar.  Sebut saja PLTA Larona 1, PLTA Larona 2, dan PLTA Larona 3 yang bertempat di desa balambano dan karebbe.

 

Penalutim

Hal tersebut, telah menjadi fakta tidak maksimalnya fasilitas yang diberikan oleh pemerintah setempat, sehingga saat ini luwu timur mengalami krisis listrik.

 

Krisis Listrik yang di hadapi Luwu Timur selama ini memang terjadi akibat defisit pasokan daya yang kurang maksimal.

 

Berbagai cara telah dilakukan masyarakat untuk mendapatkan hak nya, kritikan pedas hingga aksi demonstrasi sering dilakukan masyarakat, namun Pemerintah setempat sendiri seakan menutup mata, aliran listrik yang diberikan tetap tidak maksimal. Dalih yang sering digunakan adalah persoalan terknis yang menjadi kendala.

 

Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Pemerintah daerah menemukan solusi untuk bisa mengatasi krisis listrik di seluruh wilayah lutim. Salah satunya dengan cara pemasangan genset di desa Solo, Angkona.

 

Tepatnya pada hari Senin tanggal 20 Juni 2016 besok, operasional Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga diesel (PLTD) Solo akan dimulai. Seperti dikutip dari luwuterkini.com, manajer PLN area Palopo Himawan, mengatakan Pekerjaan PLTD Angkona saat ini dalam proses finishing untuk persiapan commissioning mesin.

 

“Bersadarkan kordinasi dengan pihak PT. Kaltinex Energy, Insya Allah Senin (20/6/16) besok sore bisa bergabung dengan sistem 20 KV PLN atau bisa dioperasikan perdana,” ungkap Himawan, Sabtu (19/6).

 

Warga sekitar sangat berharap uji coba PLTD Solo berjalan dengan lancar, sehingga bisa mengatasi krisis listrik yang sudah di alami cukup lama.

 

Dengan cara yang di lakukan Pemerintah untuk mengatasi krisis tersebut harus tetap dikawal sehingga masalah pemadaman listrik yang sering menjadi keluhan masyarakat tidak ada lagi. Hal ini memang menjadi kritikan untuk pemerintah daerah luwu timur khususnya untuk bisa mengatasi berbagi persoalan yang sedang terjadi belakangan ini. (Red).

Comment

News Feed